Sabtu, 28 Juli 2012
Menyakitkan adalah ketika kita sudah menyayangi sesorang, dan
karena kesalahan kecil membuat orang yang kita sayang membenci kita. Sangat menyakitkan.
Kini aku tau apa itu maksud peribahasa “karena nila setitik rusak susu
sebelengga”. Ya Allah baru kali ini aku erasakan sakit hati yang begitu
mendalam. Allah, ampuni aku, bantu aku untuk menghilangkan rasa sakit hati ini.
Aku tak ingin rasa sakit hati ini mengotori hatiku ya Rabb.
Orang yang ku sayang merasa sakit hati akan sikapku, apakah
yang aku lakukan? Separah itu kah? Sejahat itukah aku menyakiti orang yang
kusayang? Aku sendiri pun tak mempecayai hal itu. Aku menyakiti orang yang
kusayang! Apa aku tak punya hati?
18 tahun aku mengenal diri ku, yang aku tau, ketika aku
sudah menyayangi sesorang maka aku akan melakukan apapun untuk memepertahankan
hubunganku. Aku termasuk orang yang paling getol paling sering membuat ide aneh
dengan tujuan mempertahankan hubungan baik. Sekuat hatiku aku mencoba memahami
orang-orang yang kusayang tanpa peduli apakah orang yang kusayang juga
memahamiku. Tapi kali ini orang yang kusayang merasa tersakiti olehku.
Apa yang kulakukan?
Entahlah..
Mengambil waktu orang lain? Hingga orang kusayang merasa
terganggu dan tidak nyaman? Aku ingin menjadi aktivis. Aku ingin belajar
brorganisasi. Aku ingin. Apa syarat utamanya ? keikhlasan dan kerja keras. Ya. Apakah
aku sudah melakukannya? Insya Allah sudah walau tidak seikhlas dan sekeras
kerja para aktivis yang sebenarnya. Aku masih belajar, walaupun tanpa
pembimbing. Ketika organisasi yang baru dibentuk ingin membentuk sebuah acara
besar apakah mudah? Tidak! Sangat sulit.
Organisasi yang baru tanpa pembimbing dan dipebuhi oleh berbagai
karakter mahasiswa yang berbeda-beda
tentu membutuhkan waktu yang cukup lama dari organisasi pada umumnya untuk
menyatukan sebuah pendapat. Apa yang harus diberikan oleh anggota untuk
organisasinya? Tentu saja KEIKHLASAN untuk meluangkan waktunya berbeda dari
biasanya untuk oraganisasi tersebut, dan kerja keras untuk membuat inovasi dan menyatukan
pendapat.
Ketika aku dituntut untuk menjadi pemimpin aku sudah
berusaha sebisaku untuk berbagi tugas dengan anggota yang lain. Yang membuat
sulit adalah, tidak adanya pembimbing dan waktu yang terlalu singkat. Waktu kuliah
yang ada hanya 2 minggu dan itu sedang berlangsung uas. Setelahnya mahasiswa
libur. Bagaimana cara mengadakan kegiatan dengan tekanan UAS dan libur kuliah? Tentu
bergerak cepat sebelum libura adalah salah satu caranya. Anggotaku mendaat
tekanan dariku, lau apakah aku tidak medapatkannya karena aku seorang
kordinator? Salah, aku juga mendapat tekanan yang sama, bahkan lebih. Ketuka harus
membagi tgas aku juga berpikir 2x lebih banyak dari mereka untuk mencocokkan
tugas apa yang akan diberikan. Ketika anggota ku diharuskan rapat, apakah aku
tidak? Aku juga bahkan lebih banyak frekuensinya, untuk apa terlalu banyak
rapat? Dengan organisasi baru tanpa landasan yang sama, rasa tidak enak karena
satu angkatan dan perbedaan pendapat
setiap anggota apakah mudah menyatukan pendapat? Sangat sulit.
Menyakitkan ketika orang lain menganggap apa yang kulakukan
ini sangat buruk dan tidak berguna. Aku memang tidak berpengalaman, tapi aku
mencoba belajar semampuku, walaupun tanpa pendamping dan hanya berdasarkan
pengalaman atau internet. Tapi satu kelemahannya, membutuhkan waktu lebih dari
biasanya karena ini masih bentuk adaptasi sebuah organisasi baru.
Tangisku pecah ketika orang yang kusayang merasa bahwa apa
yang aku lakukan ini buruk dan salah. Apdahal aku berusaha melakukan sebaik
mungkin.
Temanku menenangkanku dengan kalimat ini, “kebanyakan orang
hanya mampu menilai dari apa yang mereka tau, dan banyak juga yang tidak mau tau
kerja keras kita diluar yang mereke tau”.
Alhamdulillah aku bisa tenang dengan kalimat sahabatku itu..
tapi ketika aku mengingat kata-kata teman ku tentang betapa aku bersalah dan
jahat tangisku kembali pecah. Ternyata mentalku belum kuat untuk menjadi
seorang aktivis. Ya Allah kuatkan aku. Semoga aku bisa menjalaninya, aku
melakukannya haya karenaMu ya Allah.. karena aku hidup hanya karenaMu..
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar