Minggu, 24 Juni 2012

mari bersyukur :)



Kawan, pernahkah kau merasakan nikmatnya begitu dekat dengan Allah?
Aku harap iya, kenikmatan yang tiada tara adalah ketika kita merasa begitu dekat dengan Allah, sungguh, hal itu aku rasakan ketika dipagi hari, menunggu terbitnya sang mentari, aku sendiri duduk santai didepan kosku untuk membaca Al-Matsurat. Semilir angin pagi hari yang menyejukkan benar-benar membuatku merasakan sensasi yang luar biasa. Aku pun baru merasakannya ketika itu, entah mengapa rasanya begitu berbeda. Aku bisa merasakan kuasaNya yang luar biasa, saat itu juga aku merasa aku sedang begitu dekat denganNya. Perlahan sang mentari mulai keluar dari persinggahannya, kebetulan kosku menghadap tepat kea rah timur, sehingga kau bisa dengan jelas melihat indahnya mentari dipagi hari. Walaupun hanya didepan kos, Subhanallah, saat itu aku merasa ada yang berbeda, keindahan yang kulihat berbeda dari biasanya. Luar biasa seklai pagi itu, ditemani kicauan burung, semilir angin yang menyejukkan aku melihat keindahan mentari di pagi hari, nikmatNya luar biasa. Subhanallah, begitu indahnya semua yang Engkau ciptakan ini ya Rabb, begitu menyejukkan mata dan menentramkan hati. Aku merasa begitu dekat denganNya. Aku berharap bisa selalu merasakan hal seperti ini, sebenarnya menurutku kuncinya adalah bersyukur. Dengan bersyukur kita akan selau bisa merasakan kenikmatan yang Allah berikan, sekecil apapun itu.
“Seseorang yang bahagia tidaks selalu mendapatkan yang terindah dalam hidupnya, tapi ia selalu menganggap yang hadir dalam hidupnya adalah hal yang terindah. Jadi, bingkailah setiap peristiwa dalam hidup kita dengan bingkai kesyukuran, karena dengan bersyukur semua terasa semakin mudah dan indah.” (my sista endah)
Kawan, pertama kali memndapat sms seperti idu dari sahabatku mba Endah, hatiku bergetar hebat sekali. Aku merasa begitu buruk, hingga selalu mengeluh, mengeluh, dan mengeluh akan semua permasalahan yang terjadi padaku. Aku sadar semua akan mudah tergantung dari bagaimana kita melihat permasalahan itu. Janganlah melihat sesuatu dengan biasa saja, tapi lihatlah dengan luar biasa maka hal itu akan mejadi luar biasa pula.
Bersyukur, bersyukur, bersyukur. Hal itu yang bkini terpatri kuat dalam otakku, aku harus bisa bersyukur dalam hal apapun, apapun yang terjadi padaku aku harus selalu bisa bersyukur padaNya. Semoga aku tetap bisa selalu bersyukur. Begitu juga dengan semua orang yang ada disekitarku.. mari bersyukur ^^



Allah know best for me :)







“boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui,.”
 (Al-Baqarah 216)
Kawan, taukah, ketika aku membacanya hatiku merasa tertampar dan tercabik-cabik. Begitu bodohnya aku selalu melihat sesuatu hanya dari sudut pandangku saja. Aku hanya menilai apa yang aku sukai dan tidak aku sukai adalah benar untukku. Aku merasa begitu bersalah pada Allah yang selalu memberikan yang terbaik untukku. Aku selalu mengeluh dan marah ketika apa yang aku inginkan tak bisa aku raih, aku menganggap Allah jahat padaku. Padahal yang terjadi justru sebaliknya. Allah selalu memberikan yang terbaik untukku walaupun pada awalnya aku tak pernah menyadari itu. Semoga Allah mau memaafkan aku akan semua prasangka burukku terhadapNya.
Allah selalu punya rencana lain dibalik ketidak tercapainya keinginan kita. Ada rencana yang pasti lebih indah jika kita selalu bersyukur dan menerima dangan ikhlas semua yang diberikan kepada kita. Keinginan manusia memang tidak akan pernah habisnya, tapi tak semua itu baik untuk kita, Allah lah yang lebih mengetahui apa yang baik dan apa yang tidak baik untuk kita. Alah menyayangi kita dan pasti Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita, percayalah padaNya.
Ikhlas menerima jika apa yang kita inginkan tidak bisa terwujud, terus berusaha untuk mewujudkan keinginan lainnya, dan pasti yang bermanfaat untuk diri kita sendiri dan orang-orang disekitar kita.
Berhusnudzonlah pada rencana Allah. ^^
-masih belajar-

ketika kritikan datang... :)

Kawan, bagaimana kabarnya ? semoga selalu baik dan selalu dalam lindunganNya.
Kawan, taukah bagaimana rasanya dikritik ?
Tidak menyenangkan bukan ? tapi taukah kawan, orang yang banyak diberi kritik dan saran dari orang lain adalah orang yang banyak disayangi orang lain. Kenapa ? karena banyak orang yang menyayangi dia, banyak orang yang ingin dia menjadi sosok yang lebih baik lagi, banyak orang yang memperhatikan dan mepedulikannya. Tidak menyenangkan memang ketika kita merasa sudah melukaukan yang terbaik menurut kita, tapi bukan yang terbaik menurut mereka. Pandangan orang lain memang berbeda-beda, tetapi ternyata yang orang lain itu sampaikan kepada kita merupakan cerminan diri kita yang belum bisa kita lihat sendiri.
Bagaimana kita menyikapi datangnya kritikan itu ?
Menerima dengan ikhlas apa yang orang lain sampaikan tersebut, jangn terbawa eosi, terima dulu, cermati dengan baik apa kritikan itu, kemudian renungkanlah. Kritikan dari orang lain merupakan bahan instropeksi kita kawan. Terkadang kita tidak menyadari bahwa apa yang kita lakukan kurang benar, maka dengan datangnya kritikan atau bisa kita sebut teguran dari Allah lewat tangan manusia harus bisa menjadi sarana pembenahan diri kita. Tak mudah memang karena biasanya (aku juga mengalami) kita cepat terbawa emosi dan menolak kritikan itu. Tapi, jika kita memandang sesuatu dengan sudut pandang yang tak biasa yaitu luar biasa kita akan lebih mudah untuk menerima segala kritikan itu menjadi sebuah pujian. Anggaplah itu merupakan bentu kasih saying yang diberikan orang lain kepada kita, karena tanpa kepedulian mereka kepada kita tak mungkin mereka mau memikirkan kita dan memberikan kritikan kepada kita. Kuncinya adalah lihatlah sesuatu dari sudut pandang yang berbada, ambil nilai positifnya, dan bertekadlah untuk merubah diri menjadi lebih baik lagi, lagi, dan lagi. ^^


-pasca dkritik :)-





Kawan, sungguh aku benci saat-saat seperti ini. Aku benci pada diriku sendiri yang tak mampu menyelesaikan masalahku sendiri. Aku benci. Aku merasa bodoh dan tak bisa menjadi Intan yang biasanya.ketika kita tinggal satu rumah dengan orang yang awalnya tak kita kenal sama sekali. Kemudian 5 bulan lebih kita mencoba mengenal, berbagi cerita, canda dan tawa. Hingga rasa kekeluargaan kita semakin erat, dan aku semakin menyayanginya. Aku sudah menganggapnya seperti kakakku sendiri. Dan ketika terjadi masalah, dimana aku tidak tau apa maslahnya dan aku merasa akulah yang menjadi masalah, rasanya sungguh sakit dan tembok besar hadir menghalani hubungan diantara kita. Tembok yang entah darimana asalnya, tapi hadirnya tembok itu sungguh merubah segalanya. Tak ada lagi canda dan tawa, tak ada lagi tegur sapa diantara kita. Tidak ada. 3 hari sudah itu semua terjadi padaku. Kakakku diam padaku, entah mengapa. Aku bingung, aku merasa hari sebelumnya hubungan kami baik-baik saja, dan aku pun tidak kerasa ada sesuatu yang aku lakukan sampai menyakiti hatinya. Tapi mengapa tembok itu seolah hadir dan memisahkan kami ? kenapa ?
Sebenarnya ini masalah yang mudah untuk banyak orang, tapi buatku ini begitu sulit, teramat sangat sulit. Aku tau, cara menyelesaikannya hanya dengan kita berbicara dari hati ke hati, menanyakan permasalahan yang ada agar semua menjadi jelas, tapi itu sangat sulit aku lakukan. Aku tak bisa memulainya. Entah mengapa rasanya begitu berat ketika aku harus menyapanya melewati tembok besar. Hari pertama tembok itu hadir aku sudah mencoba sebisaku bersikap biasa, tapi setelah 4 hari sepertinya tembok itu semakin tinggi, hingga suara yang aku keluarkan tercekat dalam tenggorokan, dan kalaupun bisa kukeluarkan terpantul oleh tembok itu hingga ia tak mendengarnya.
Kawan, mengapa aku begitu penakut, untuk menyelesaikan masalah seperti ini saja aku tak mampu. Hanya satu kalimat yang harus aku keluarkan, “mbak, kok belakangan ini diem terus sama aku, ada masalah apa ? ada yang hisa diceritain?” ya, cukup kalimat itu saja yang harus aku keluarkan, tapi aku tak mampu. Aku lebih mampu berbicara didepan dosen dari pada harus berbicara dengan orang terdekatku tetapi ada tembk besar yang menghalangi. Astaghfirullah… sepenakut itukah aku? Aku sendiri tak mengerti apa yang membuatku takut dan sulit untuk memulai pembicaraan,toh tidak akan dihukum jika aku salah, justru ini harus aku lakukan, tapi rasanya begitu sulit.
Mungkin aku butuh orang ketiga, tapi aku takut itu justru akan membuatnya semakin diam, dan justru marah padaku. Aku bingung. Sungguh aku merindukannya, aku sangat merindukannya. Lama aku tak mendengar sapaannya, suara yang setiap pagi terngiang ditelingaku, sapaan riangnya ketika memanggil namaku. Aku sudah menganggapnya sebagai ibu, kakak, adik dan sahabat untukku. Tapi semuanya menghilang sudah 4 hari. Ya Allah, aku bingung, berilah petunjukMu. Aku ingin keadaanya kembali seperti semula. Hangat, menyenagkan, penuh canda dan tawa. Ya Allah, cepat perbaiki keharmonisan hubungan kami, aku mohon. Hanya Engkau yang dapat membantuku. Semoga Engkau cepat memberi petunjuk padaku agar tembok itu tak semakin tinggi menghalangi keharmonisan hubungan kami. Aamiin.



Jumat, 08 Juni 2012

ibu ibu ibu

Mentari sudah kembali ke tempat persinggahannya berulang kali, namun aku tetap belum juga bisa menghilangkan rasa ini. Rasa yang dalam beberapa hari ini sedikit menganggu bahkan mengacaukan pikiranku. Ya, rasa rinduku pada ibuku. Entah mengapa belakangan ini rasa itu selalu hinggap dalam hatiku. Sudah kucoba untuk berhubungan dengannya, sekedar bertegu sapa lewat telepon tak juga bisa menghilangkan rasa rindu itu. Memang, rasa rindu itu tidak untuk dihilangkan begitu saja, itu merupakan hal yang wajar pada setiap manusia. Tetapi aku merasa ada yang berbeda pada perasaanku kali ini. Ada hal yang membuatku takut, aku sendiri tak mengerti apa itu. Aku takut ya Allah, aku takut. Aku takut tak bisa membahagiakan ibuku, aku takut akku terlambat untuk sedikit mengukir senyum diwajahnya, aku takut tak bisa lagi bertatap muka dan melihat wajahnya, aku takut. Ya Allah, yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, bantu aku. Bantu aku untuk bisa sebentar saja membahagiakan ibuku, untuk mengukir senyum diwajahnya, untuk membuatnya bahagia. Tuntun aku untuk mewujudkannya ya Rabb. Engkau Maha Segalanya, Engkau Maha Mengetahui apa yang dimaksud hambaMu ini, hanya kepadaMu aku memohon petunjuk, memohon ridhoMu untuk bisa membahagiakan ibuku.

Jangan berikan aku perasaan yang semacam ini ya Rabb, perasaan yang mengganggu pikiranku, perasaan buruk yang mengacaukan segalanya. Berawal dri mimpi itu, aku menjadi sering berperasaan kurag baik, aku menjadi sering takut, aku tahu takut merupakan salah satu penyakit hati, dan aku pun tak ingin memilikinya. Bantu aku menghilangkannya, rubahlah perasaan takut itu menjadi semangat. Semangat untuk berjuang membahagiakan ibuku, untuk melakukan yang terbaik dalam hidup ini. Aku tahu, hidupku di dunia ini hanya sebentar, hanya singgah, dan aku tak ingin hidupku tak berarti dengan tak bisa membahagiakan orang yang sangat aku sayangi, ibuku. Tegur aku jika aku mulai lalai, tapi jangan pernah Engkau tinggalkan aku sendiri ya Rabb, jauh dari ibuku, hanya kau yang aku miliki, hanya kepadamu aku mengadu dan meminta pertolongan.

Ibu, aku nerjanji akan melakukan yang terbaik yang aku bisa untuk membahagiakanmu ibu, untuk mengukir senyum diwajahmu. Aku berjanji ibu, aku ingin sekali bisa membahagiakanmu. Membalas sedikit kebaikanmu, walaupun takkan mungkin bisa aku membalasnya. Ibu, ibu, ibu, aku ingin segera memelukmu, menciummu, bertatap muka denganmu, semoga aku bisa cepat melakukannya. Aamiin. Allah Maha Mendengar dan Mengetahui, aku yakin Engakau tahu yang terbaik untukku.

Bismillah, Allah with me. And all is well.

Rabu, 06 Juni 2012

rindu ibuku

ibu..
ketika aku menulis ini, air mataku ikut menemani gerakan jemariku di keybord..
satu kata yang ingin kuucap, RINDU. aku merindukanmu ibu, sungguh, gejolak dalam hati ini begitu besar. keinginan untuk segera bertatap muka dengan mu begitu dalam. aku merindukanmu ibu. aku kehilangan sosok mu disini. tak ada lagi yang setiap pagi, memanggil namaku, tak ada lagi yang menyuruhku untuk sekedar mengantar kan makanan ke rumah mbah ati, tak ada lagi yang menyuruhku mencuci piring, tak ada lagi yang membuatkan ku sarapan dan segelas susu di pagi hari, tak ada lagi yang menyediakan makanan kecil ketika ku pulang dari sekolah, tak ada lagi yang menyuruhku menemani Rafi pergi mengaji, tak ada lagi yang membuatkanku bakwan kesukaanku, tak ada lagi yang memarahiku, tak ada yang lagi yang memeberikan nasihat nasihat kecil, tak adalagi yang megomeliku, tak ada lagi yang aku cium tangannya ketika aku meninggalkan rumah, tak ada lagi yang menyuruhku menjemput Tsaqif, tak ada lagi yang membuatkanku teh disaat aku sakit, tak ada lagi yang mematikan lampu kamar tidur, tak ada lagi yang menyuruhku membeli sarapan jika tak memasak, tak ada ibu, tak ada lagi. dan aku sangat merindukan itu semua ibu..
ibu, aku takut tak bisa melihat wajahmu lagi, aku takut tak bisa mendengar suaramu lagi, aku takut ibu,, sungguh rasa takut ini sangat mengusikku, aku rindu melihat senyummu ibu..
ibu, apakah kau juga merindukanku ?
aku harap iya.
ibu, aku tau netapa besar perjuanganmu untukku.
hampir 19 tahun sudah Engkau merawatku, begitu banyak kesalahan yang aku lakukan padamu Ibu, maafkan aku, maafkan aku yang belum bisa membuatmu tersenyum bangga padaku, maafkan aku yang selama ini sering mengecewakanmu, maafkan aku yang selama ini sering membuatmu marah, maafkan aku yang sering mengabaikan nasihatmu, maafkan aku yang tak pernah membahagiakanmu ibu,, maafkan akuu..
ibu, 
doakan aku disini, selalu ingatkan aku untuk terus berusaha melakukan yang terbaik. doakan aku bisa menjadi pribadi yang berguna untuk orang lain, pribadi yang berakhlak kharimah, pribadi yang membuat mu bisa tersenyum ibuu... 
hanya satu kini keinginan terbesarku ibu, membuatmu selalu tersenyum, aku ingin bisa membahagiakanmu ibu,,
ibu,,
terimakasih selama ini selalu menjagaku, terimakasih selalu ada untukku, terimakasih selalu tau segala yang kubutuhkan, terimakasih slalu memaafkan segala khilafku, terimakasih slalu menyayangiku, terimakasih selalu megingatkanku dan memeberiku nasihat, terimakasih telah menjadi segalanya untukku. aku akan selalu menyayangimu sampai akhir hayatku, aku tau, apapun yang akan aku lakukan tak akan pernah bisa membalas semua tetesan keringatmu. kasihmu sepanjang hayat tak akan perbah bisa kubalas. hanya doa tulusku yang slalu kupanjatkan pada Sang Khalik semoga Allah selalu melindungimu dimanapun engkau berada.
Aku menyeyangimu untuk selamnya ibu...
peluk rinduku hanya untukmu...
i love you ibu... :*
with love,

Intan

Minggu, 03 Juni 2012

my story cont.....

Delapan bulan sudah aku melewati hari-hariku di Kediri, walaupun aku sering pergi ke Malang untuk sekedar megikuti seminar ataupun praktikum. Sejujurnya aku ingin pindah di Malang, karena aku merasa belum bisa mengeksplor kemampuanku disini, hanya sedikit aktifitas yang dapat kulakukan disini. Aku pun menjadi iri dengan teman-temanku di Universitas lain yang sibuk dikegoiatan besar. Kegiatanku disini hanya itu-itu saja, walalupun aku juga mengikuti banyak kegiatan disini, tapi aku merasa kegiatannya masih bersifat local seperti SMA sehingga aku merasa bosan. Tapi inilah tantangan yang harus kuhadapi dan semoga aku bisa.
Rencananya bulan ini aku akan pergi ke Bromo, salah satu tempat yang sangat ingin aku kunjungi di Jawa Timur. Semoga itu tidak hanya sekedar rencana. Aku ingin melihat matahari terbit disana. Manyenangkan pastinya. Sebentar lagi semester dua akan habis, dan aku sudah melewati Ujian Tengah Semester, dan bulan depan akan ada Ujian Akhir Semester. Semoga aku bisa melaluinya dengan baik dan mempertahankan empat besarku dikelas. Aku ingin sekali membahagiakan ibuku, mungkin selama hidupku aku belum bisa membuatnya bahagia, dan hanya dengan kabar gembira nilai baguslah yang bisa membuatnya tersenyum kepadaku. Aku saying ibuku, beliau begitu baik dan mengerti apa yang aku inginkan. Beliau adalah sosok inspiratifku, pekerja keras walaupun sifatnya juga keras. Tapi aku mengambil hikmahnya saja, bahwa dibalik sifatnya yang keras sesungguhnya ia ingin menjadikan ku sosok yang tangguh dan berkarakter. Aku bangga pada ibuku, beliau orang yang sangat sibuk diluar, mengajar, berorganisasi itulah kegiatanya. Tapi ia tak pernah lupa untuk mngurusi urusan rumah tangga nya. Beliau bisa menjadi wanita karir tapi juga bisa menjadi ibu rumah tangga yang baik untuk anak-anaknya. Aku sangat ingin sekali bisa membahagiakannya dan menjadi kebanggaanya.

Aku mempunya seorang adik laki-laki yang kini duduk dibangku kelas 7 SMP. Berbeda dengan aku, dia sedikit manja dan ketergantungan dengan Ibuku, tapi tentu saja dia berkarakter dan tangguh karena memang seerti itulah didikan Ibuku. Disiplin adalah poin utama yang selalu Ibu tanamkan pada anak-anaknya. Beliau membebaskan kami tetapi juga mengharuskan kami untuk bertanggung jawab atas segala apa yang kami lakukan. Ketika aku sakit, hanya satu nama yang ada diotakku. Ibu. Ya aku sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayangnya ketika aku sakit, hanya dengan perawatan darinya lah aku bisa cepat sembuh tidak seperti sekarang, hanya Flu saja aku bisa menghabiskan waktu lebih dari seminggu untuk sembuh.
Ayahku bekerja diBandung, dan aku sudah terbiasa jarang bertemu dengannya sejak kecil. Aku tidak terlalu dekat dengannya, berbeda dengan adikku yang selalu melakukan segala aktovitasnya bersama ayahku. Yang aku yahu ayah orang yang sangat bertanggung jawab dan pekerja keras. Beliau melakukan apa saja untuk bisa memnuhi kebutuhan keluargaya. Ayahku hanya lulusan SMA berbeda dengan ibuku yang bisa melanjutkan sekolahnya hingga jenjang Strata satu. Akuningat betapa kerasnya ayah berjuang untuk keluarnganya, sampai ia harus bekerja di Bandung dan hanya menjadi seorang satpam, tapi Alhamdulillah kini ia mendapat kan pekerjan yang lebih baik dan bisa mencukupi kebutuhan keluarganya. Ayah, maafkan anakmu ini jika selama ini belum bisa membahagiakanmu, aku menyayangimu ayah..............................

#Part3 


my story cont...

Ulang tahun pertama ku di kota orang, yang ke 18 tahun aku habiskan waktuku bersama teman-teman baruku. Aku tinggal satu kos dengan Saqina dan Rani, tapi sebelumnya ada Fiya, namun dia harus pergi ke malang untuk belajar dan mengikuti SNMPTN lagi. Senang sekali rasanya saat aku membayangkan lagi hari ulang tahunku yang ke 18 itu, rasanya bahagia sekali dan takkan terlupa. Aku mendapat pesta kejutan dari teman-temanku itu, ditambah Rizky, Andri, Dira, dan faishal. Tepat jam 12 malam di hari jumat itu 30 September mereka ke kosku. Sebelumnya aku dibohongi bhwa semua teman kosku pulang kamung, dan aku berada dikosan sendirian saat itu. Namun, betapa terkejutnya aku ketika mendengar ketukan pintu, dan ternyata itu mereka. Mereka membawakan kue blackforest kesukaanku yang diatasnya tertancap lilin 18 tahun. Betapa bahagia aku saat itu, aku tidak pernah menyangka akan mendapatkan kejutan seperti itu. Sungguh tak ada lagi kata yang bisa kuungkapkan untuk mengekspresikan kebahagiaan itu. Disaat aku jauh dari keluargu dan sahabat-sahabatku dari Tegal, dikota baru yang menjadi tempat tinggalku, aku mendapat perhatian besar dari teman-temanku. Pesta kejutan yang menyanangkan. Kemudian kita bergadang sampai pagi hari, dan tak lupa aku make a wish ketika meniup lilin bertuliskan angka 18 tahun itu. Aku bahagia sekali.
Keesokan harinya aku kembali mendapat kejutan, sehabis aku sarapan dan mendi tiba-tiba Rani dan Faishal mendorongku dan menutup mataku juga mengikat tanganku, aku dituntun untuk nerjalan0jalan mengitari daerah depan kosku, dan ketika ada sebuah pohon, aku diikatkan dipohon itu kemudian aku mendapat serangan hantaman telor, tepung, air dan sebagainya dari teman-temanku yang lain. Pagi itu aku bermandikan air tepung yang bau karena ditambah dengan telur dan air sabun, sungguh itu hal gila yang baru aku alami. Aku memberontak tapi hujaman air terus mengguyur hingga mataku dibuka. Aku melihat kebahagiaan disemua wajah mereka, setelah aku berhasil meloloskan diri aku berlarian mengejar mereka untuk memluk mereka agar mereka juga basah sepertiku, menyenangkan sekali saat-saat itu. Tak akan pernah aku melupakannya.
Dan yang menyenangkan juga aku mendapat kiriman surat dari DNA CINTA, walaupun umi dan Andi tak mengirimkannya. Tapi aku cukup bahagia, bisa membaca tulisan tangan mereka yang memberiku untaian doa indah yang aku harap akan didengar oleh Allah. Aamiin. Aku tempelkan semua surat dari mereka kedalam karton dan aku tempelkan ditembok kamarku. Setiap aku akan tidur aku selalu memandang kertas-kertas itu. Betapa bahagia nya aku mempunya sahabat-sahabat yang begitu baik dan perhatian kepadaku. Aku saying kalian sahabatku, 30 September 2011 tak akan pernah kulupa.
Namun, seiring berjalannya waktu perlahan tapi pasti kebahagiaan it uterus memudar, kesibukan kuliah tentu menjadi penyebabnya. Aku sadar tujuanku berada disini adalah untuk menuntut ilmu demi meraih asaku menjadi seorang Nurse. Tapi aku meresa sepi dengan perubahan mereka, aku merasa sendiri. Saqina akhirnya berpacaran dengan Agus, dan RAni berpacaran dengan Faishal. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan pasangannya dibandingkan denganku. Aku memakluminya, aku tidak iri soal ini hanya saja aku merasa risih ketika hubungan itu mengganggu persahabtan kami dan menimbulkan kesenjangan diantara persahabatan aku, Rani, dan Saqina. Entahlah apa yang aharus aku lakukan untuk mengembalikan persahabatan yang terjalin saperti diawal kami bertemu.
Dikelas aku juga memiliki sahabat dekat, 4 perempuan dan 2 laki-laki. Kami sering menghabiskan waktu bersama, tapi aku selalu merasa berbeda dan aneh bersama mereka. Terkadang aku sulit untuk memahami mereka dan mereka pun sulit untuk memahamiku. Terlebih lagi mereka berdomisili disini sehingga mereka juga punya teman lainnya yang lebih dekat, tapi aku akan terus mempertahankan pershabatan itu....................

#Part2 

Sabtu, 02 Juni 2012

my story :)

Kediri, kota yang sama sekali tak pernah terlintas diotakku akan menjadi tempat tinggal ku dan temptku menghabskan waktuku untuk lima tahun kedepan. Ragu ? itu yang kurasakan ketika aku pertama kali menginjakkan kaki di kota ini. Aku tak pernah menganal kota ini sebelumnya. Semua yang ada disini begitu asing untukku. Tapi, demi menggapai mimpiku menjadi seorang nurse aku harus bisa menyatu dengan kota ini.
Agustus 2011, pertama kalinya aku berda disini. Aku tinggal disebuah rumah yang minimalis dan berada didekat kampusku. Ya.  Kampus.  Akhirnya aku menjadi seorang mahasiswa, setelah perjuanganku untuk mendapatkan universitas, akhirnya aku bisa melanjutkan sekolahku di Universitas Brawijaya, tetapi bukan di Malang, di Kediri lah aku berada. Sejujurnya aku masih ingin meraih mimpiku agar aku bisa bersekolah di Malang, tapi Allah berkehendak lain hingga akhirnya di Kediri lah aku berada. Sulit untukku menerima semua kenyataan yang tak sesuai dengan harapanku. Tapi apalah dayaku jika Allah berkehendak lain. Allah punya rencana lain untukku dan aku mencoba untuk menerimanya, karena aku percaya Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hambaNya bukan saja apa yang diinginkan.
Aku berpisah dengan semua teman-temanku didaerah asalku Tegal, Jawa Tengah. Sedih ? tentu saja, aku sangat sedih ketika aku harus berjuang seorang diri di tempat yang baru tanpa mengenal satu orangpun sebelumnya. Sangat berbeda dengan teman-temanku yang lainnya yang bisa melanjutkan sekolahnya dengan teman-teman yang lainnya. Aku iri dengan mereka yang masih bisa bersekolah bersama dengan sahabatnya.  Sebegitu bodohnya kah aku hingga hanya aku yang bersekolah ditempat asing seperti ini ?  Hmm semoga saja nantinya aku bisa lebih dari mereka. Aku bisa membuktikan kepada mereka bahwa aku benar-benar sedang berusaha meraih asaku menjadi seorang nurse yang professional. Nantinya, semoga mereka tau aku juga bisa lebih baik dari mereka. Dan aku tak sebodoh yang mereka kira.
Yang membuatku paling sedih adalah ketika aku harus berpisah dengan sahabat-sahabatku sewaktu SMA. Aku menyebutnya DNA CINTA yang terdiri dari 8 orang, 3 laki-laki dan 5 perempuan. Kami begitu dekat, saling mengisi satu dengan yang lainnya, berbagi berbagai rasa dan pengalaman bersama. Ah, betapa menyenangkannya ketika aku membayangkan lagi sosok mereka. Aku rindu. Terutama dengan dua orang anggota DNA CINTA yaitu Tsara dan Anggie. Kami bertiga sudah berteman sejak 4 tahun yang lalu, kami begitu dekat dan akrab, sering manghabiskan waktu bersama dan melakukan hal-hal menyenangkan yang jarang dilakukan oleh orang lain. Kami bertiga berpisah karena Tsara melanjutkan sekolahnya ke Semarang dan Anggie melanjtkan sekolahnya ke Jakarta. Aku selalu berusaha menjaga komunikasi dengan DNA CINTA, sesibuk apapun aku, aku selalu melangkan waktuku untuk hanya bertegur sapa dengan mereka entah lewat handphone atau lewat situs jejaring sosial. Aku sangat menyayangi mereka dan sangat senang bisa menganal mereka hingga aku tak mau persahabtan yang terjalin ini akan retak hanya oleh jarak dan waktu. Aku masih mempunyai mimpi untuk bisa bersahabat dengan mereka sampai aku dewasa nantinya, dan memberitahu anak-anakku kelak bahwa aku mempnya sahabat-sahabat sebaik mereka. Aku akan terus berusaha menjaga hubungan persahabatan ini apapun yang terjadi. Walaupun sekarang mereka sudah sangat sibuk hingga susah untuk aku hubungi tetapi aku takkan pernah lelah mencari cara untuk menyatukan kembali DNA CINTA ketika kami memiliki waktu luang yang sama. Berbagai rencana aku susun untuk membuat acara bersama mereka. Aku ingin menghabiskan waktu bersama mereka walau hanya satu hari.............................................................

#part1

KOS CINTA

hmm.. entah apa yang haus kukatakan, SATU yang pasti aku merasa BERUNTUNG bisa bertemu mereka. teman-teman satu kos, satu perjuangan di Kediri, sesama pendatang dari luar kota. ari pertama ada dikota baruku, mereka lah yang aku kenal dan dekat denganku, mereka yang selalu ada didekatku, walaupun kita bertiga berbeda jurusan tapi karena tinggal satu rumah lebih dari 3 bulan membuat hungan kami terasa sangat dekat. meskipun kerikil-kerikil kecil sempat hinggap dalam hubungan kita bertiga, namun kita tetap bisa mengganti kerikil tersebiut menjadi bunga-bunga indah yang ada dikos kami. kos yang kutinggali kuberi nama KOS CINTA. semua hal yng ada atau berhubungan dengfan kos kita beri tambahan embel-embel CINTA. entah mengapa aku suka kata itu, dan menurutku satu kata itu memiliki berjuta makna yang bisa merubah keadaan buruk menjadi lebih indah. karena dengan cinta karena Allah kita akan dapat melakukan apapun yang kita mau. aku percaya itu. :)


sahabatku yang pertama adalah SAQINA yang difoto memakai kerudung abu-abu, dia yang pertama menemaniku dikos cinta. dia datang dari Bekasi dan mengambil jurusan Teknik Informatika. kita mempunyai banyak kesamaan, apalagi dalam hal kebiasaan ataupun keluarga, kita sama-sama mempunyai seorang adik dan masih banyak lagi, aku senang bisa mengenalnya, dari pertama kita tinggal dikos, pertama membeli berbagai barang kebutuhan berdua. banyak kisah yang kita ukir. semoga persahabatn ini tak kan pernah hilang, semoga kita tetap bisa bersahabat hingga waktu yang memisahkan. hahaha

yang kedua adalah RANI, aku biasa memanggilnya dengan sebutan mba Rani, entah mengapa aku suka dengan sebutan itu, walaupun sebenarnya dia lebih muda dariku, tapi dia bisa bersikap lebih dewasa bahkan mirip seperti ibuku dikala aku sedang manja atau banyak masalah. mba rani orangnya lucu sekali, selalu bisa membuat aku tersenyum dengan hal-hal konyol yang ia buat. mba rani juga berasala dari luar kota, yiaitu Bintaro, ia mengambil jurusan Ilmu Administrasi Bisnis. tapi yang sangat disayangkan adalah mba rani akan mengikuti SNMPTN lagi untuk pindah kuliah, ia menginginkan teknik Industri di ITS, dan kemungkinan besar dia akan meninggalkan kos cinta untuk kuliah di Surabaya. apa yang kurasa ? sangat kehilangan! aku sangat kehilangan sosoknya, sosok yang slalu memanggilku dengan sebutan CUTI, yang slal menggema setiap bangun tidur, sosok yang bersikap dan berpakaian seperti ibuku, sosok yang mengerti aku, megerti disetiap perubahan yang terjadi padaku. inilh hidup, slalu ada perpisahan disetiap pertemuan. tapi aku hara persahabatan kita bertiga tetap bisa terjalin dengan erat walaupun jarak memisahkan. aku akan sering-sering bersilahturahmi ke Surabaya untuk bisa selalu menjaga hubugan baik dengan mba Rani.

hmm itulah kedua temanku yang selama ini menghabiskan banyak waktu bersamaku. berbagai hal sudah kita lalui, menyenangkan bisa mengenal mereka. aku takkan melupakan kalian, dan aku harap begitu juga dengan kalin,, aku sayang kalian :) terima kasih telah mewarnai hari-hariku :)

persahabat itu indah, terlebih lagi dilandasi dengan rasa cinta karena Allah. mengenal kalian adalah sebuah anugerah untukku.

CERITAKU :)


-grandis, prima, intan, wuri, diah-
Ketika bulan September 2011 tahun lalu aku menapaki kehidupan baruku di tempat yang baru. ya Kediri, untuk 4 tahun kedepan aku akan tinggal di Kediri jauh dari tempat tinggal asalku Tegal, untuk satu tujuan, meraih asaku menjadi seorang NURSE. Dibawah naungan dosen-dosen Universitar Brawijaya aku memulai jalanku untuk meraih asa itu. awalnya cukuo sulit untukku memulai dunia baru itu, sampai akhirnya aku bertemu mereka. 4 orang sahabat yang kini dekat denganku dan selalu ada dikala aku kesepian. ya, 4 orang perempuan yang sama-sma sedang berjuang untuk meraih asa menjadi seorang NURSE. Mereka berempat tinggal di Kediri, hanya aku yang seorang perantauan, tapi mereka sangat baik dan mengajaranku banyak hal baru yang sebelumnya belum pernah aku dapat. mereka adalah Grandis, Prima, Wuri, dan Diah.
Grandis.
bicara mengenai Grandis ada banyak hal yang aku temukan darinya. dia adalah salah satu teman yang aku kenal pertama, awal aku melihatnya, kesan yang pertama aku lihat adalah anak yang baik. ya Grandis begitu baik ketika menawarkan diri untuk membantuku ketika Ospek. Lama mengenalnya aku semakin bahagia, sosoknya mirip dengan sosok ibuku yang jauh disana.sosoknya begitu ceria dan keibuan. aku bisa dengan begitu saja mengikuti pendapatnya karena ada kepercaay yang tinggi disetiap kata-katanya. sosok seperti ibu inilah yang kucarai, pribadi yang bertanggung jawab, membuatku banyak belajar dan menerima keunika  orang lain. aku memanggilnya dengan sebutan MAMIH, karena sosoknya yang keibuan :D makasih mamih,, tetap jadi sahabatku yaa :)
Prima.
aku memanggilanya PIMPIM, dia anak yang paling kalem diantara kita berlima, dia juga yang lebih dewasa dalam menghadapi teman-temannya, hobinya fotographi sangat cocok sekali berada ditengah kita berlima yang semuanya adalah banci kamera. dia sangat baik ketika mengajarkan sesuatu yang baru untukku, dia juga yang mengantarku menuju salah satu mimpiku untuk menyetir dari kediri ke malang :D mengenalnya ku merasa memiliki seorang kakak yang lebih dewasa dari ku, yang bisa lebih berpikiran dingin ketika kami mendapat masalah. makasih yaa pim :)
WURI
sosok yang satu ini cukup dekat dengan ku, aku memanggilnya dengan sebutan KK, entahlah, tapi kita lahir dibulan pertama, dia sebagai pembuka bulan, dan aku penutupnya. cocok bukan ? kk orang yang baik, dan mengerti aku, banyak sifat kita yang sama. walaupun sering tidak sepaham tapi kami tetap saling mendukung. aku senang bisa mengenalnya, orang yang mau gila bersama ku, mau melakukan hal-hal aneh barsamaku. sering kita saling melontarkan lelucon-lelucon yang membuat banyak orang tertawa. dari situlah mulai tumbuh chemistry diantara kami. sosoknya yang lucu, yang terkadang bisa bersikap dewasa dan terkadang jauh seperti anak kecil dibanding aku. overall dia teman yang baik, dan mau mendengar ceritaku. makasih yaa kaa :)
DIAH
sosok yang satu ini begitu menggemaskan, selain tercantik diantara kami, dia juga anak yang paling sabar. Cara dia berbicara begitu halus sehingga membuat orang tak tega untuk menyakitinya. Walaupun terkedang dia sedikit "kurang sensitif" ketika kami sedang berbincang-bincang tapi yang pasti dia adalah yang paling care diantara kami. aku memanggilanya dnegan sebuatn PURIN karena dia salah satu penggemar anime Sakura. purin baik sekali orangnya, sosok yang tulus ketika membantu teman yang lain. banyak hal yang aku dapat darinya, makasih yaa Purin, tetp ada buat aku :D

itulah keempat sahabat baruku disini, aku menyayangi mereka. satu yang pasti ketika aku sudah menyayangi seseorang maka apapun akan aku lakukan untuk terus mempertahankannya ada disampingku. terima kasih sahabatku, sudah menemaniku selama disini, sudah menjadi bagian dari hidupku. kalian lah tempatku berkeluh kesah ketik aku merasa lelah menghadapi hidup, merasa sendiri, merasa jenuh. terima kasih untuk semuanyaa,, aku sayang kaliaaaan :) jangan pernah pergi dari aku yaa ^^

;;

Template by:
Free Blog Templates